Tahun ini terdapat lokasi dampingan baru untuk tim fasilitator kutai kartanegara
yaitu desa kota bangun ulu, berjarak 82 kilometer dari kota tenggarong lokasi
ini bisa ditempuh lewat jalur darat dengan waktu tempuh sekitar 2 jam dari
tenggarong atau 3 jam dari kota samarinda. Untuk kegiatan Bantuan Pemerintah
untuk Masyarakat (BPM) terletak di jalan kenanga RT 20.
Anggaran BPM sendiri tahun ini adalah sebesar 1 milyar untuk desa kota bangun ulu, diselenggarakan oleh KSM Sri Bangun dan dibawah pengawasan LKM Kota Bangun Bersinar. Perencanaan BPM dimulai dari bulan maret dengan awal kegiatan adalah sosialisasi program, pembentukan LKM dan TIPP, pendataan baseline sampai pada tahap sekarang yaitu pelaksanaan konstruksi.
Untuk pelaksanaannya sendiri pada tahun ini diselenggarakan secara padat karya dengan tetap memperhatikan standar keamanan covid 19, para pekerja yang merupakan masyarakat terdampak ekonomi dikarenakan pandemi disediakan perlengkapan keamanan dengan standar kesehatan dan keselamatan kerja (K3).
Pada tahap persiapan, LKM dan KSM membentuk tim survei tiga toko yang bertugas untuk melakukan survei terkait penyediaan barang dan kebutuhan pekerja di lapangan. Hal ini sesuai penuturan salah satu tim survei yaitu pak Ibrahim beliau mengatakan bahwa "kita harus mendapat harga pantas dengan kualitas yang memadai, oleh karena itu kami juga meminta pendampingan oleh fasilitator dalam melakukan survei toko bangunan dan ready mix agar dalam hal ini bisa sesuai dengan aturan yang ada di program kotaku".
Dengan adanya kegiatan BPM ini, pemerintah desa kota bangun ulu berharap agar masyarakat yang terlibat di LKM dan KSM bisa belajar banyak dari para konsultan kotaku. Pemerintah desa juga berharap agar kegiatan ini bisa sesuai harapan masyarakat dan dapat dimanfaatkan masyarakat banyak. (WAT)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar